Diego Forlan Gagal Main Di jakarta

Absennya Pemain Terbaik Piala Dunia 2010 itu karena tidak diizinkan oleh Atletico Madrid. Pasalnya ia harus menjalani tes kesehatan di Madrid.

Irvan Sihombing

KEBERADAAN striker Uruguay Diego Forlan masih tanda tanya. Pemain Terbaik Piala Dunia 2010 itu masih belum terlihat saat Im Celeste menjalani sesi latihan pagi di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, kemarin.

Forlan dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Selasa (5/10) pukul 17.45 WIB. Namun, hingga pukul 22.45 WIB, penyerang Atletico Madrid itu tidak terlihat saat rombongan terakhir keluar dari Pintu Gerbang 2 D. Timnas Uruguay tiba secara bergelombang hingga lima rombongan. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Iman Ari f membenarkan Forlan tidak datang bersama rombongan timnas Uruguay. Ia mengaku belum mengetahuialasan sang pemain itu tidak datang sesuai jadwal panitia. “Forlan sampai saat ini belum ada di Indonesia. Saya tidak tahu di mana dia sekarang,” kata Iman ketika dimintai konfirmasi, kemarin.

Menurut Iman, sesuai kontrak yang telah ditandatangani kedua belah pihak, Uruguay sepakat membawa Forlan dan Luis Suarez. Untuk itu, Indonesia membayarkan match fee antara Rp3-4 miliar kepada tim juara dunia dua kali tersebut.

“Jika sampai hari H Forlan benar-benar batal datang, kami akan menuntut pengurangan match fee. Apalagi, kehadiran Forlan sangat ditunggu-tunggu masyarakat pecinta sepak bola di Tanah Air. Karena, ia memang pemain bintang meski Tabarez menganggap Forlan sama statusnya dengan anak-anak asuhannya yang lain,” imbuhnya.

Sebelumnya beredar kabar, Forlan tidak akan datang ke Indonesia jika tidak diberi performance fee tambahan sebesar US$20 ribu (Rpl78 juta). Uang tersebut tidak termasuk matclt fee untuk timnas Uruguay. Ketika ditemui di sela-sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPR RI dengan PSSI, 4 Oktober lalu, Iman mengatakan pihaknyasudah memenuhi permintaan Forlan.

Tetap yakin

Sementara itu, situs berita olahraga Spanyol AS memberitakan mantan striker Manchester United dan Villarreal itu diperbolehkan tidak melakukan laga persahabatan melawan Indonesia di Jakarta. Pasalnya, Forlan diharapkan tampil bugar saat Uruguay melawan China dalam pertandingan resmi internasional, 12 Oktober nanti.

Menanggapi hal itu, Iman kembali menegaskan keyakinannya bahwa Forlan akan hadir melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jumat (8/10). Ia berjanji akan membujuk Tabarez agar kembali memanggil Forlan. “Saya malam ini (kemarin) bertemu Tabarez. Kalau tetap tidak datang, saya pikir seluruh pemain Uruguaysudah bermaterikan pemain hebat.”

Ia menambahkan, tiga pemain Belanda keturunan Indonesia yang sudah dua hari berlatih dengan skuat Alfred Riedl terancam tidak diturunkan. Pasalnya, FIFA menganggap tidak sah penggunaan pemain asing dalam laga resmi internasional. Mereka adalah Jhonny Rudolf van Buekering, Rafael Guillermo Eduardo Maitimo, dan Tobias Waisapy.

Sementara itu. Ketua Panitia Lokal (LOC) Joko Driyono mengatakan pihaknya tidak akan menurunkan harga tiket sekalipun Forlan batal datang. Tiket termurah tetap Rp75 ribu dan termahal Rp2 juta. Tiket kelas II kami jual Rpl50 ribu. Tiket kelas I dijual Rp300 ribu. Adapun VIP Barat Rp500 ribu,” ujar Joko. (Nav/R-3)irvan@mediaindonesla.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: